Mural “Tuhan Aku Lapar”

JAKARTA, 24 Julai – Satu lukisan mural bertulis ‘Tuhan Aku Lapar’ yang dilukis di daerah Tigaraksa, Tangerang, Jawa Timur menjadi tular di media sosial, lapor laman Suara.com.

Mural sepanjang 12 meter dan memiliki tulisan berwarna putih yang dilukis pada dinding hitam itu kelihatan sangat menyerlah dan imejnya telah dimuat naik di akaun Twitter @txtdaritng.

Tangerang ketika ini sedang dalam pelaksanaan sekatan aktiviti masyarakat (PPKM) Darurat tahap empat sehingga 25 Julai depan, yang juga merupakan sekatan aktiviti sosial dan ekonomi yang paling ketat bagi membendung penularan wabak Covid-19.

Akibatnya, banyak perniagaan yang terpaksa ditutup dan imej mural itu dikatakan cukup berkait rapat dengan derita rakyat Indonesia ketika ini. Netizen yang melihat mural tersebut meninggalkan pelbagai komen dengan ada yang menganggap ia kreatif dan ada juga yang mengkritik tindakan tersebut.

“Jika lapar, makan bukannya beli cat untuk conteng dinding,” tulis seorang netizen. “Bagus ya kerana mengadu pada Tuhan,” tulis seorang lagi netizen. “Makanan mudah dicari, anda pasti runsing memikirkan bayaran ansuran dan hutang kan?” tulis netizen seorang lagi.

Mural tersebut bagaimanapun sudah dipadamkan oleh penduduk setempat bagi mengelak perkara yang tidak diingini. – Agensi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.